Dinas Ketahanan
Pangan Kabupaten Lombok Barat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai
keamanan pangan hari ini rabu (26/04) bertempat di Kantor Desa Bagik Polak
Barat yang mewakili Kecamatan Labuapi. Hadir pula dalam acara tersebut Kepala
Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat beserta jajarannya, perwakilan Dinas
Ketahanan Pangan Provinsi NTB, perwakilan Camat Labuapi, keenam Kepala Dusun,
PKK, Kader Posyandu, perwakilan dari Puskesmas Labuapi, UPT Dinas Pertanian
Labuapi, Pekasih Labuapi, tokoh masyarakat dan petani.
Kepala desa Bagik Polak Barat
Hasmak Tasar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dinas Ketahanan
Pangan Kabupaten Lombok Barat dan Provinsi NTB atas kesempatan yang diberikan
kepada masyarakatnya “Acara sosialisasi ini sangat penting karena masyarakat
kami masih banyak yang mata pencahariannya adalah petani”. Ungkapnya.
Setelah acara tersebut dengan
resmi dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat dan memaparkan
banyak hal mengenai pangan dan keamanan pangan, kemudian dilanjutkan dengan
pemaparan materi pertama mengenai kemanan pangan segar yang disampaikan oleh
Ir. I Made Sudjana. Pada kesempatan tersebut ia menjelaskan bahwa keamanan
pangan segar adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan
dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu,
merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.
“untuk mendapatkan pangan segar
dapat dilakukan dengan melaksanakan GAP yang tepat dan benar, terdiri dari 5
tepat: tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat cara”
jelasnya.
Materi sosialisasi yang kedua
disampaiakn oleh Ir. Moh. Syahlan mengenai keamanan pangan. Ia menjelaskan
tentang 5 kunci keamanan pangan sehari-hari yang meliputi:
1. Jagalah
kebersihan
2. Pisahkan
pangan mentah dari pangan matang
3. Masaklah
dengan benar
4. Jagalah
pangan dalam suhu aman
5. Gunakan
air dan bahan baku yang aman
Sebagai penutup materi
sosialisasi Ir. Aluh Indra Nuryani menjelaskan mengenai cemaran bakteri dan
logam berat pada buah dan sayur. Ia memaparkan temuan-temuan di lapangan
mengenai residu pestisida yang menempel pada sayur serta kandungan bakteri dan
logam berat pada tanaman buah ataupun sayur. (Ly)

No comments:
Post a Comment