Wednesday, 26 April 2017

SOSIALISASI KEAMANAN PANGAN OLEH DINAS KETAHANAN PANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT



Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Barat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keamanan pangan hari ini rabu (26/04) bertempat di Kantor Desa Bagik Polak Barat yang mewakili Kecamatan Labuapi. Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat beserta jajarannya, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, perwakilan Camat Labuapi, keenam Kepala Dusun, PKK, Kader Posyandu, perwakilan dari Puskesmas Labuapi, UPT Dinas Pertanian Labuapi, Pekasih Labuapi, tokoh masyarakat dan petani.

Kepala desa Bagik Polak Barat Hasmak Tasar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Barat dan Provinsi NTB atas kesempatan yang diberikan kepada masyarakatnya “Acara sosialisasi ini sangat penting karena masyarakat kami masih banyak yang mata pencahariannya adalah petani”. Ungkapnya.

Setelah acara tersebut dengan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat dan memaparkan banyak hal mengenai pangan dan keamanan pangan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama mengenai kemanan pangan segar yang disampaikan oleh Ir. I Made Sudjana. Pada kesempatan tersebut ia menjelaskan bahwa keamanan pangan segar adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

“untuk mendapatkan pangan segar dapat dilakukan dengan melaksanakan GAP yang tepat dan benar, terdiri dari 5 tepat: tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat cara” jelasnya.
Materi sosialisasi yang kedua disampaiakn oleh Ir. Moh. Syahlan mengenai keamanan pangan. Ia menjelaskan tentang 5 kunci keamanan pangan sehari-hari yang meliputi:

1. Jagalah kebersihan
2. Pisahkan pangan mentah dari pangan matang
3. Masaklah dengan benar
4. Jagalah pangan dalam suhu aman
5. Gunakan air dan bahan baku yang aman


Sebagai penutup materi sosialisasi Ir. Aluh Indra Nuryani menjelaskan mengenai cemaran bakteri dan logam berat pada buah dan sayur. Ia memaparkan temuan-temuan di lapangan mengenai residu pestisida yang menempel pada sayur serta kandungan bakteri dan logam berat pada tanaman buah ataupun sayur. (Ly) 

No comments:

Post a Comment

She's Coming Out Early!

Qalisha Syakira Ilham  She's Baby Qa Sebelumnya, janjian sama ayahnya mau barengan ulang tahun di Desember 28. Tiba-tiba tadi mala...