Monday, 30 April 2018

MEMBACA HASIL USG


Copas from FB: Yemi Nuryanti

Sebelum bunda tulis hasil dari dokter kandungan, bunda mau ngasih contekan cara membaca hasil USG yang barusan bunda copas tapi tanggal di blog di setting ulang.

1. LMP : Last Menstrual Period

Hari pertama haid terakhir.

2. EDD (LMP)

Taksiran persalinan berdasarkan tanggalan menstruasi.

3. GA : Gestational Age

Gestational Age. Ini menunjukkan perkiraan umur kehamilan, Yaitu berdasarkan ukuran panjang tungkai lengan, tungkai kaki ataupun diameter kepala. Jika salah satu dari GA di foto USG menunjukkan besaran yang nggak normal, biasanya dokter langsung bisa mendeteksinya sebagai kelainan yang harus menjadi perhatian. Terutama adalah GA di bagian kepala.

4. GS : Gestasional Sac

Ukuran kantong kehamilan, berupa bulatan hitam. Biasanya muncul pada hasil foto di trimester satu.

5. CRL : Crown Rump Lenght

Ukuran jarak dari puncak kepala ke 'ekor' bayi, untuk mengukur usia kehamilan di trimester satu.

6. BPD : Biparietal Diameter

Ukuran diameter tulang pelipis kiri dan kanan, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga.

7. FL : Femur Lenght

Ukuran panjang tulang paha bayi, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga.

8. HC : Head Circumferensial (Lingkaran Kepala)

Ukuran ingkar kepala, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga.

9. AC : Abdominal Circumferencial

Ukuran lingkaran perut bayi, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tigaJika dikombinasikan dengan BPD akan didapat perkiraan berat bayi.


10. FW : Fetal Weight

Berat Bayi

11. F-HR : Fetal Heart Rate

Frekuensi Jantung Bayi

  Dibawah ini sebagai guidance tabel ukuran biometri baby berdasarkan usia kehamilan dalam minggu.
sumber: my pregnancy journal

Sumber: http://ibuhamil.com/diskusi-umum/27968-membaca-hasil-usg-ni-bund.html#ixzz2jZtS10HR
Air Ketuban😃

Air ketuban juga berperan dalam menyediakan cadangan cairan dan nutrien, kemudian dapat membantu sistem pencernaan janin selama di dalam kandungan. Pengaruh yang tidak kalah penting dari air ketuban adalah menjadi inkubator dalam menjaga suhu, agar bayi tetap hangat. Air ketuban kering yang dialami oleh ibu hamil dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Kondisi ketuban kering diantaranya faktor adanya gangguan pertumbuhan pada janin, adanya kelainan ginjal sehingga urin sedikit, terjadinya kehamilan lewat waktu yang mengakibatkan fungsi plasenta menurun dan yang terakhir adalah riwayat kesehatan ibu hamil diantaranya adalah darah tinggi, gangguan pembekuan darah dan penyakit lainnya. Sehingga sangat penting sekali dalam menjaga pola makan selama kehamilan. Makanan yang mengandung gizi yang seimbang akan membantu anda dalam menghindari kekurangan air ketuban selama kehamilan, selain itu anda dituntut untuk mempunyai jadwal istirahat yang teratur, hindari tidur terlalu malam, hentikan kebiasaan buruk menjadi perokok aktif atau perokok pasif.

Pada usia kehamilan ke 34 minggu akan mengalami pertambahan jumlah air ketuban. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan beberapa ibu hamil mengalami kondisi air ketuban yang kering. Lakukan pemeriksaan indeks cairan ketuban dengan menggunakan USG. Keadaan normal air ketuban adalah 10-20 cm sedangkan apabila kurang dari 10 cm dinyatakan air ketuban yang mengalami pengurangan sedangkan apabila 5 cm maka dikategorikan oligohidramnion. Penanganan air ketuban kering akan berbeda beda disesuaikan dengan usia kehamilan.

Pada kehamilan lewat bulan, air ketuban kering dapat terjadi dikarenakan tubuh janin yang semakin besar. Oleh karena itu penanganan pada ibu hamil yang mengalami ketuban kering pada usia kehamilan lanjut, disarankan untuk persalinan dengan operasi caesar.

No comments:

Post a Comment

She's Coming Out Early!

Qalisha Syakira Ilham  She's Baby Qa Sebelumnya, janjian sama ayahnya mau barengan ulang tahun di Desember 28. Tiba-tiba tadi mala...