Tuesday, 7 November 2017

Eleanor & Park: Rainbow Rowell - [Novel Review]


Eleanor seorang gadis keturunan Skotlandia dan Denmark, pindah ke sebuah lingkungan baru mengikuti mamanya yang menikah lagi. Tinggal bersama keempat adiknya yang semuanya berambut merah dan gendut, sepertinya sedikit tomboy karena gaya berpakaiannya seperti laki-laki. Dia tidak peduli dengan penampilannya dan sangat cuek dengan lingkungan sekitarnya. Bertemu dengan Park didalam sebuah bus ketika ia menjadi murid baru.

Park, Asian Kid yang ibunya Korean berusia 16 tahun, tinggal tidak jauh dengan Eleanor dan mereka bersekolah di sekolah yang sama. Mereka bahkan naik bus setiap hari dan duduk berdampingan, pada awalnya terpaksa. 

Novel yang ditulis oleh Rainbow Rowell ini menceritakan tentang kisah cinta anak muda.  Novel yang bergenre Young Adult ini disetting pada tahun 1986. Novel percintaan ini memiliki beberapa bagian yang menurut saya terlalu fulgar, dengan beberapa kali adegan sexual-nya dan bullying yang seringkali terjadi pada masa remaja. Namun disamping itu penulis ingin pembaca mengetahui bahwa Park merupakan sosok anak laki-laki yang sangat mencintai Eleanor dan ia akan melakukan apa saja untuk mellindungi kekasihnya. 

Kehidupan Eleanor berbanding terbalik dengan kehidupan Park. Park memiliki satu saudara, nenek kakek yang tinggal diseberang rumah mereka, orang tua yang lengkap, rumah yang nyaman, keluarga yang sangat hangat dan teman-teman yang banyak. 

Kedua orang tua Eleanor bercerai sekitar dua tahun yang lalu. Kemudian mamanya -Sabrina- menikah lagi dengan Richie ayah tiri yang cukup jahat. Baru beberapa bulan yang lalu ia diijinkan oleh ayah tirinya tinggal bersamanya, mama, dan keempat adiknya yakni Ben, Maisi, Mouse dan Little Richie. 

Bisa dibilang tidak ada yang menyukai Eleanor. Bahkan dalam dialognya dengan Park, Eleanor mengatakkan bahwa ayahnya tidak menginginkannya. Teman-teman sekolah seringkali membully nya dan menjulukinya "Big Red", ia juga tidak berteman dengan tetangga disekitar rumahnya. Lambat laun, ia bersyukur diangkat menjadi teman oleh DeNice dan Beebi. Selain itu ia juga mendapat perhatian dari kedua orang tua Park. 

Kisah cinta mereka berawal ketika Eleanor yang kerap kali duduk disamping Park. Park selalu mendengarkan musik melalui earphone dan membaca komik, Eleanor mengintip komik yang dibaca oleh Park. Menyadari hal tersebut, mereka akhirnya membaca komik tersebut bersama. Park mulai meminjamkan walkmennya kepada Eleanor dan Eleanor mendengarkan musik-musik yang telah disiapkan oleh Park, Park juga meminjaminya beberapa komik yang selalu dihabiskan satu malam oleh Eleanor.

Kisah cinta mereka seperti sebuauh magnet yang bergerak bersama. Eleanor mengalami banyak masalah, baik di sekolah maupun dirumahnya. Namun Park selalu melindungi dan bersedia berkorban untuk Eleanor. 

Akhir dari kisah cinta mereka sangat menyedihkan. Eleanor yang memiliki ayah tiri kejam akhirnya kabur dari rumahnya. Park mengantarnya kerumah pamannya di Minnesota, dan hal tersebut berarti hubungan jarak jauh. Park selalu mengirim surat untuk Eleanor. Tidak ingin membaca dan mengingat kehidupannya bersama Park, ia bahkan tidak membuka surat-surat tersebut.  

No comments:

Post a Comment

She's Coming Out Early!

Qalisha Syakira Ilham  She's Baby Qa Sebelumnya, janjian sama ayahnya mau barengan ulang tahun di Desember 28. Tiba-tiba tadi mala...